Kategori: Kelembagaan

  • MERIAH! TURNAMEN BOLA VOLI ANTAR GURU PGRI KEPOHBARU DIGELAR DI MTSN 3 BOJONEGORO

    MERIAH! TURNAMEN BOLA VOLI ANTAR GURU PGRI KEPOHBARU DIGELAR DI MTSN 3 BOJONEGORO

    Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026, keluarga besar PGRI Kecamatan Kepohbaru menggelar Turnamen Bola Voli Antar Guru yang berlangsung meriah dan penuh semangat sportivitas. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lapangan Utama MTsN 3 Bojonegoro yang dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan turnamen tahun ini.

    Turnamen ini diikuti oleh berbagai tim guru dari jenjang SD, MI, SMP, dan MTs serta SLTA se-Kecamatan Kepohbaru. Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, kekompakan, dan kebersamaan antar pendidik di wilayah Kepohbaru.

    Suasana pertandingan berlangsung sangat meriah sejak awal pembukaan. Sorak dukungan dari para guru, siswa, dan suporter turut menambah semangat para pemain di lapangan. Semangat kebersamaan dan sportivitas tampak jelas dalam setiap pertandingan yang digelar.

    Tim bola voli guru MTsN 3 Bojonegoro tampil penuh percaya diri pada babak penyisihan. Dengan permainan yang solid dan kerja sama tim yang baik, MTsN 3 Bojonegoro berhasil meraih kemenangan atas tim dari MTs Muhammadiyah Kepohbaru. Pertandingan berlangsung sengit, namun tim MTsN 3 Bojonegoro mampu menunjukkan performa terbaik hingga akhirnya memastikan diri lolos ke babak perempat final.Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar madrasah. Dukungan penuh dari para guru dan warga madrasah turut menjadi motivasi bagi tim untuk terus berjuang memberikan hasil terbaik.

    Pada babak perempat final, tim MTsN 3 Bojonegoro harus menghadapi tim kuat dari Gugus 3 SDN Kepohbaru. Pertandingan berlangsung seru dan penuh semangat juang. Kedua tim saling menunjukkan permainan terbaiknya dengan aksi-aksi yang menarik perhatian para penonton. Meski telah berjuang maksimal, tim MTsN 3 Bojonegoro harus mengakui keunggulan lawan dan menghentikan langkah di babak perempat final.

    Walaupun belum berhasil melaju ke babak berikutnya, partisipasi tim MTsN 3 Bojonegoro tetap mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Semangat juang, kekompakan, dan sportivitas yang ditunjukkan para pemain menjadi nilai penting dalam kegiatan tersebut.

    Melalui turnamen ini, diharapkan semangat kebersamaan dan gaya hidup sehat di kalangan pendidik semakin meningkat. Momentum Hardiknas 2026 juga menjadi pengingat bahwa guru tidak hanya berperan dalam dunia pendidikan, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam menjaga kekompakan, semangat, dan sportivitas di berbagai bidang.

    Kegiatan ditutup dengan penuh kebahagiaan dan keakraban antar peserta. Turnamen bola voli antar guru PGRI Kepohbaru tahun 2026 pun menjadi momen yang berkesan bagi seluruh peserta dan warga pendidikan di Kecamatan Kepohbaru Bojonegoro.

  • MTSN 3 BOJONEGORO GELAR DONOR DARAH BERSAMA PMI BOJONEGORO

    MTSN 3 BOJONEGORO GELAR DONOR DARAH BERSAMA PMI BOJONEGORO

    Dalam upaya menumbuhkan kepedulian sosial dan membangun budaya hidup sehat, Tim UKS MTsN 3 Bojonegoro bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia menggelar kegiatan donor darah yang dilaksanakan di ruang BK MTsN 3 Bojonegoro. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari berbagai pihak.

    Program donor darah tersebut menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali sebagai bentuk kontribusi nyata madrasah dalam membantu sesama. Tidak hanya diikuti oleh guru dan karyawan MTsN 3 Bojonegoro, kegiatan ini juga terbuka untuk masyarakat umum yang ingin berpartisipasi mendonorkan darahnya.

    Sejak pagi hari, para peserta donor darah mulai berdatangan untuk melakukan pendaftaran dan pemeriksaan kesehatan sebelum mendonorkan darah. Tim medis dari PMI Bojonegoro turut mendampingi seluruh proses kegiatan sehingga berjalan tertib, aman, dan nyaman.

    Kepala madrasah menyampaikan bahwa kegiatan donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi juga menjadi sarana edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan dan menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama manusia. Melalui donor darah, seseorang dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain yang membutuhkan transfusi darah.

    Selain memberikan manfaat bagi penerima donor, kegiatan ini juga memiliki dampak positif bagi pendonor, seperti membantu menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan kepedulian sosial. Semangat berbagi dan saling membantu tampak jelas dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

    Masyarakat yang hadir pun menyambut baik kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh MTsN 3 Bojonegoro bersama PMI Bojonegoro. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin dan melibatkan lebih banyak peserta di masa mendatang.

    Melalui kegiatan donor darah ini, MTsN 3 Bojonegoro terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung gerakan hidup sehat, memperkuat nilai kemanusiaan, serta menanamkan semangat menolong sesama kepada seluruh warga madrasah dan masyarakat sekitar.

  • Doa Bersama UM 2025–2026 kelas IX Berlangsung Khidmat dan Penuh Harapan

    Bojonegoro — Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) Tahun Pelajaran 2025–2026, MTsN 3 Bojonegoro mengadakan kegiatan doa bersama yang diikuti oleh seluruh siswa kelas IX serta bapak dan ibu guru. Kegiatan ini dilaksanakan di aula madrasah mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai. Doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ust. Mahrus, SE menjadi salah satu bentuk ikhtiar batin yang dilakukan oleh pihak madrasah untuk mendukung kesiapan siswa dalam menghadapi ujian yang menjadi penentu kelulusan tersebut. Sejak pagi hari, para siswa telah hadir dengan tertib dan penuh semangat, mengenakan seragam rapi serta menunjukkan kesungguhan dalam mengikuti kegiatan yang sarat makna ini.

    Pelaksanaan doa bersama berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kekhusyukan. Seluruh peserta mengikuti rangkaian acara dengan penuh perhatian, mulai dari pembukaan hingga doa penutup. Suasana aula madrasah tampak hening dan khidmat, mencerminkan keseriusan para siswa dalam memanjatkan doa serta harapan terbaik mereka. Bapak dan ibu guru yang turut hadir juga memberikan dukungan moral dan spiritual kepada siswa, sehingga tercipta suasana kebersamaan yang hangat dan penuh kekeluargaan. Momen ini tidak hanya menjadi ajang berdoa bersama, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan antara siswa dan guru dalam menghadapi tantangan akademik yang akan datang.

    Menurut Bapak Slamet Widodo, S.Pd selaku Wakil Kepala Madrasah bidang Akademik yang bertanggung jawab atas kegiatan ini menuturkan bahwa doa bersama merupakan upaya batiniah yang sangat penting bagi siswa kelas IX dalam menghadapi Ujian Madrasah yang akan dilaksanakan pada 4 Mei 2026 mendatang. Ia menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran serta kesiapan siswa dalam mengikuti ujian, sehingga mereka dapat belajar dengan baik dan mampu mengerjakan soal secara optimal. Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa hampir seluruh siswa hadir dalam kegiatan tersebut, yang turut dihadiri oleh pimpinan madrasah, dewan guru, pengurus OSIM, serta Tim Foxa Media sebagai bagian dari dokumentasi dan publikasi kegiatan.

    Kegiatan doa bersama ini memiliki tujuan utama untuk menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya persiapan, baik secara lahir maupun batin, dalam menghadapi Ujian Madrasah. Selain usaha belajar yang maksimal, doa menjadi bagian penting dalam memohon kelancaran, kemudahan, serta hasil terbaik. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa dapat lebih siap secara mental, memiliki rasa percaya diri yang tinggi, serta mampu mengelola rasa cemas yang mungkin muncul menjelang ujian. Dukungan dari para guru juga diharapkan mampu memberikan motivasi tambahan bagi siswa agar terus berusaha dengan sungguh-sungguh.

    Lebih dari itu, kegiatan ini juga mencerminkan nilai-nilai spiritual yang senantiasa ditanamkan di lingkungan madrasah. Doa bersama menjadi pengingat bahwa setiap usaha yang dilakukan perlu diiringi dengan doa dan tawakal kepada Tuhan Yang Maha Esa. Nilai kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan ini menjadi modal penting bagi siswa untuk saling mendukung dan menyemangati satu sama lain. Tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, madrasah juga berupaya membentuk karakter siswa yang religius, disiplin, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

    Dengan terselenggaranya kegiatan doa bersama ini, besar harapan seluruh pihak agar siswa kelas IX dapat meraih kesuksesan dalam Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2025–2026. Para siswa diharapkan mampu mengerjakan setiap soal dengan baik, teliti, dan penuh percaya diri. Selain itu, semoga seluruh proses pelaksanaan ujian dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan berarti. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa madrasah tidak hanya berfokus pada aspek akademik semata, tetapi juga memberikan perhatian pada kesiapan mental dan spiritual siswa. Semangat kebersamaan dan doa yang dipanjatkan diharapkan menjadi kekuatan bagi seluruh siswa dalam menggapai hasil terbaik dan meraih masa depan yang gemilang.