Pesmad News. Melihat hasil kompetisi tajwid & nahwu santri di internal Pesmad Darul Fikri MTsN 3 Bojonegoro kemaren (14/8/2022), nampak sekali dominasi prestasi santri putri dibanding santri putra. Hampir dalam prestasi apapun santri putra belum bisa mengejar santri putri. Dari 20 besar nilai terbaik, yang putra hanya 6 santri. Bahkan 5 terbaik disapu bersih para santriwati.
Bermodal kesabaran, ketelatenan dan keuletan, santriwati akan mampu berbicara banyak di berbagai bidang keilmuan. Sejatinya santri putra memiliki potensi yang tidak kalah hebatnya. Namun dari sisi kesabaran dan ketelatenan lemah, selamanya akan sulit mengejar ketertinggalannya.
Selaku pengelola dan pembimbing anak-anak, tidak kurang-kurang nya kita terus mendorong agar para santri putra mampu melejitkan potensinya, sehingga tidak selalu kalah dari santri putri.
Beberapa hari yang lalu (15/5/2022) para santri diajak rihlah & silaturrohim ke rumah Ustad Suwanto kecamatan Bubulan Bojonegoro. Jarak yang lumayan jauh memakan waktu sekitar 1 jam. Meski jauh, anak-anak terlihat ceria dan gembira karena moment seperti ini sering ditunggu anak-anak untuk refreshing menghilangkan kejenuhan.
“Sebagaimana kita ketahui, setiap hari anak-anak berkutat pada kegiatan yang padat. Mulai belajar, mengaji, menghafal, sekolah dan lain-lain, ” terang H. Juki, kepala madrasah. “Ada banyak manfaat yang bisa kita petik dari kegiatan rihlah ini. Pembiasaan silaturrohmi, toleransi, kerja sama dan mensyukuri anugerah Allah berupa pemandangan alam yang subur,” tambah Ust Wahib selaku pengasuh pesantren madrasah MTsN 3 Bojonegoro.
Semangat Belajar Terus Membara Meski Libur
Setelah silaturrohim di Bubulan dengan berbagai jamuan dari Ust Suwanto dirasa cukup, perjalanan dilanjutkan menuju destinasi wisata alam Kayangan Api. Keceriaan anak-anak begitu nampak saat memasuki kawasan wisata yang ada di tengah hutan ini. Nampak kekaguman anak-anak pada destinasi wisata api abadi yang pernah menjadi pengambilan api PON (Pekan Olah raga Nasional) ke XV di Surabaya Jatim tahun 2000 ini.
Setelah puas menikmati wisata alam di wilayah kecamatan Dander ini, perjalanan dilanjutkan ke kawasan kota. Mulusnya jalan raya di daerah Bojonegoro membuat perjalanan kegiatan ini lancar, nyaman dan menyenangkan. Di kawasan kota anak-anak diajak ke destinasi wisata belanja & kuliner. Dengan datang di pertokoan modern KDS yang ada di jalan Veteran ini kita bisa melihat-lihat & belanja barang kebutuhan sehari – hari dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Mulai kebutuhan balita, anak-anak sekolah, orang dewasa dan perkantoran.
Anak-anak kelas 9, khususnya santri Pesantren madrasah MTsN 3 Bojonegoro, meski libur sekolah tapi spirit belajarnya tetep membara luar biasa. Tidak banyak anak yang punya semangat demikian. Jika lebih banyak generasi yang cinta dan gandrung dengan ilmu pengetahuan, kita tidak perlu risau dengan masa depannya.
Semoga para santri dan semua siswa dimudahkan dalam mencari ilmu dan memiliki skil dalam mengarungi kehidupan di masa mendatang. (mud)