Tag: kelembagaan

  • Awali Tahun Ajaran Baru, Adakan Acara Sambut Siswa

    Awali Tahun Ajaran Baru, Adakan Acara Sambut Siswa

    Ratusan siswa, wali murid serta guru MTs Negeri 3 Bojonegoro dan MA Bahrul Ulum Kepohbaru mengikuti upacara hari pertama masuk sekolah, Senin (15/7/2019) pagi.

    Upacara yang dirangkai dengan pembukaan Matsama itu dimulai pukul 07.00 waktu setempat. Ditempatkan di lapangan futsal MTs Negeri 3 Bojonegoro. Dihadiri Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kepohbaru. Petugas upacara dipercayakan kepada siswa-siswi MA Bahrul Ulum Kepohbaru.

    Seluruh siswa berbaris di lapangan. Sementara itu, dewan guru dan wali murid yang hadir duduk di kursi yang disediakan oleh madrasah. Tepat berada di hadapan peserta upacara.

    Acara diawali penyerahan peserta didik oleh salah satu perwakilan wali murid, Lukman Hadi. Wali murid dari Intan Ayu Nuraini, kelas 7 yang berasal dari desa Nglumber, kecamatan Kepohbaru. Kemudian penerimaan peserta didik baru oleh lembaga madrasah diwakili Drs. Suroto, kepala MA Bahrul Ulum Kepohbaru. Bertindak sebagai pembina upacara, Kayat, S.Pd, Sekcam Kepohbaru.

    Kepala MTs Negeri 3 Bojonegoro, H. Juki mengatakan, setidaknya ada tiga tujuan diadakannya kegiatan upacara ini. Pertama silaturahmi. Kedua tata karma dalam menuntut ilmu, orang tua menyerahkan kepada lembaga pendidikan. “Dan yang ketiga terjalinnya kerjasama antara orang tua wali dengan madrasah,” jelasnya.

    “Kami memasrahkan anak kami kepada Bapak/ibu guru, mohon dibimbing dan diajarkan ilmu,” kata wali murid dari Intan Ayu Nuarini ini.

    Ia berharap, dengan belajar di madrasah yang berada di belakang pasar desa Kepoh ini, anak-anaknya mendapatkan ilmu yang berkah. Menjadi pribadi-pribadi yang tangguh. Ilmu pengetahuannya bisa mumpuni, kecerdasannya bisa diasah. “Dan yang paling utama adalah membentuk insan yang berakhlakul karimah,” ujarnya.

    Menurutnya tidak ada siswa yang bodoh. Namun, yang ada adalah siswa yang malas dan kurang tekun. Ia pun berharap, guru bisa menggali dan mengoptimalkan potensi-potensi siswa. “Sehingga setelah lulus nanti, menjadi anak yang berguna bagi agama, nusa dan bangsa,” pungkasnya.

    “Dengan mengucap bismillahirrohmanirrohim kami menerima amanah dari Bapak/ibu. Semoga kami, guru dan lembaga bisa mengemban amanah dari panjenengan,” kata Pak Suroto, kepala MA Bahrul Ulum Kepohbaru, saat mewakili lembaga untuk menerima pasrah dari wali murid di hadapan peserta upacara.

    Sementara itu, Sekcam Kepohbaru, dalam amanahnya membacakan sambutan Bupati Bojonegoro dalam rangka menyambut peserta didik baru.

    Dalam sambutan tertulisnya Bupati Bojonegoro mengatakan, bahwa pendidikan adalah sarana penting bagi generasi muda. Untuk menyiapkan diri mengambil peran dan menghadapi tantangan. Dalam Rangka membangun bangsa dan negara.

    Sementara dunia saat ini sangat berbeda dengan beberapa tahun yang lalu. Perubahan terjadi begitu cepat yang tidak pernah ditemui dalam sejarah hidup manusia sebelumnya. Hal yang mempengaruhi semua itu adalah Revolusi teknologi.

    “Kita harus bersatu untuk memberikan dukungan kepada anak-anak. Salah satu bentuk dukungannya adalah memastikan apa yang mereka pelajari saat ini adalah apa yang mereka butuhkan di masa mendatang.”

    Usai membacakan sambutan Bupati Bojonegoro, Sekcam Kepohbaru menyematkan tanda peserta Matsama kepada empat orang perwakilan siswa baru dari kedua lembaga tersebut. (Slam/Nisfi/Hani)

  • Membangun Sinergi Lembaga dengan Wali Murid Baru

    Membangun Sinergi Lembaga dengan Wali Murid Baru

    Mengawali kegiatan belajar mengajar (KBM) tahun pelajaran 2019/2020, lembaga MTs Negeri 3 Bojonegoro mengadakan rapat bersama wali murid baru, Kamis, (14/7/2019).

    Acara yang bertempat di aula madrasah setempat, dihadiri oleh Pengawas dan Komite Madrasah.

    Tak kurang dari 90 persen wali wali murid baru hadir pada acara tersebut.

    Untuk mendukung kelangsungan program pendidikan supaya lebih baik lagi kedepannya terutama untuk murid baru yang lebih padat dari jenjang sebelumnya maka pihak lembaga mengundang wali murid baru untuk hadir dalam acara sosialisasi kegiatan pembelajaran yang akan dilalui putra-putrinya.

    Sebagaimana kita ketahui pendidikan adalah salah satu pilar penting bagi kemajuan peradaban sebuah bangsa. Sehingga untuk mendukung kelancaran dan suksesnya pendidikan anak-anak perlu dukungan sepenuhnya dari wali murid baik dari segi bimbingan, partisipasi pembiayaan maupun do’a untuk putra putrinya.

    Dalam kesempatan ini antusiasme para wali murid tergolong tinggi.

    Dilihat dari daftar hadir, sekitar 95% undangan bisa hadir. Sambutan pertama di sampaikan oleh Drs. H. Juki selaku pimpinan lembaga. Sebelum dilanjut pada pembahasan acara inti, pengawas madrasah, Drs. Kasnan Wijaya, MM, menyampaikan arahan berkaitan pentingnya partisipasi wali murid demi suksesnya proses pendidikan.

    Pada sesi acara musyawarah antara lembaga dengan orang tua wali Drs. Juki, M. Pd. menguraikan berbagai hal yang berkaitan dengan kegiatan pembelajaran beserta skema pembiayaannya. “Bapak ibu, kira-kira siap apa tidak berpartisipasi demi kelancaran dan suksesnya anak-anak?”, pancing mantan kepala MTsN Padangan ini. “Siaaaap…!! “, jawab wali murid yang memenuhi gedung aula. Atas jawaban tersebut beberapa hal dibahas satu persatu.

    Diantara kegiatan siswa yang perlu partisipasi wali murid antara lain buku/LKS, kegiatan HUT RI, PHBI dan pengadaan alat musik marching band. Setelah pembahasan berbagai hal tersebut selesai, acara ditutup dengan doa. Dengan khusuk doa disampaikan oleh ustadz Makhrus. (Mud)

  • Tahun Ajaran Baru Terapkan Format Baru

    Tahun Ajaran Baru Terapkan Format Baru

    Kepohbaru – Berdasarkan kalender pendidikan (Kaldik) tahun pelajaran 2019/2020, masuk pertama bagi peserta didik dan guru jatuh pada hari Senin, 15 Juli 2019. Namun, lembaga MTs Negeri 3 Bojonegoro memasukkan peserta didiknya lebih awal. Yakni pada Sabtu, 13 Juli 2019.

    Menurut kepala madrasah, H. Juki, pihaknya mengawali kegiatan awal tahun pelajaran baru lebih dini. Pasalnya, untuk melaksanakan rapat dinas guna mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan pada saat masuk pertama.

    “Bagi kelas 7, siswa baru, untuk mendapatkan pembekalan dalam mengikuti kegiatan Matsama dan saling mengenal satu sama lain,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya.

    Sementara itu, lanjut Pak Juki, bagi kelas 8 dan 9 untuk mempersiapkan diri sebelum masuk pertama dan mengikuti pelajaran. “Anak-anak menata kelas baru dan menerima jadwal pelajaran dari wali kelas,” ujarnya.

    Masih kata mantan Kepala MTs Negeri Padangan ini, pada tahun ajaran baru, madrasah yang berada di pusat Kecamatan Kepohbaru memiliki progres yang akan dicapai dalam setahun ke depan.

    “Titik tekannya adalah melanjutkan program adiwiyata. Kemudian mengurangi kekosongan jam pelajaran dan peningkatan prestasi belajar siswa,” tuturnya.

    Ditanya soal adakah format baru di madrasah yang ia pimpin ini. Pria asli desa Kepoh, Kecamatan Kepohbaru ini menuturkan, ada penyegaran pada jajaran pembantunya.
    “Ya, ada sedikit perubahan pada wakil kepala. Untuk penyegaran agar tidak terjadi kejenuhan dalam bekerja,” katanya.

    Pada tahun pelajaran ini ada pergantian format wakil kepala (waka) madrasah. Personilnya tetap sama. Hanya bertukar posisi.
    Kusnomo sebelumnya menjabat sebagai waka kurikulum bertukar posisi dengan H. Mokh. Askuri yang menjabat sebagai waka sarana dan prasarana (sarpras).

    Sementara itu, Sholikin yang sebelumnya menjabat waka hubungan masyarakat (humas) kini menjabat sebagai waka Kesiswaan yang sebelumnya dijabat oleh Sudarmono. .(Slam/Nisfita/Hani)